Girly Tumblr Themes
home archive Themes
Tahukah dikau bahawa setiap kali dikau solat, Allah swt merenungmu, lalu memberitahu dengan bangga kepada para malaikat, “Lihat hamba-Ku sedang menyembah-Ku. Aku cinta dan sayang kepadanya dan Aku ampunkan dosanya. – Siapa Allah dihatimu? oleh Ibnu Rijal  ( T___T Allah… )
cinta adalah doa. selagi kita berdoa, selagi itu ada cinta. bukan, bukan untuk sesama manusia aja. pada Allah tentunya. ada doa bermakna kita masih bergantung harap pada-Nya ; satu-satunya pemberi cinta. moga DIA mengasihi kita dengan cinta-Nya yang Maha Agung. – (via sederhanaindah)
→ process: Untuk Saudara Perempuanku

paperslife:

Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut asma Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kumulai surat untukmu ini dengan memuji Allah yang tiada sesembahan selain Dia dan semoga aku dan kamu termasuk hamba yang Ia ridhai dan Ia beri petunjuk.

Shalawat…

Allah SWT

  • Manusia: Ah, mana mungkin…
  • Allah: Jika Aku menghendaki, cukup Ku berkata ‘jadi’, maka jadilah.
  • Manusia: Capek banget…
  • Allah: ….. Dan kami jadikan tidurmu untuk istirahat.
  • Manusia: Berat banget ya, gak sanggup rasanya…
  • Allah: Aku tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupannya.
  • Manusia: Stress nih… Panik.
  • Allah: Hanya dengan mengingatKu, hati akan menjadi tenang.
  • Manusia: Ah, ini semua bakal sia-sia.
  • Allah: Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya.
  • Manusia: Aku sendirian. Gak ada seorangpun yang mau bantu.
  • Allah: Berdoalah (mintalah) kepadaKu, niscaya Aku kabulkan untukmu.
  • Manusia: Duh. Sedih bangeeet…..
  • Allah: La Tahzan, Innallaha Ma’ana. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Aku bersamamu.
Ketidaksiapan…

Ketidaksiapan…

 

Kadang aku tak siap, tak siap dengan semua ketidakpastian, dengan semua ketidaksiapan diri..

 

Aku merasa tak siap ketika akan bertemu dengan mautku sendiri, ketika akan berjumpa dengan ALLAH SWT karena aku merasa bekal yang ku siapkan sangatlah sedikit, tak mungkin dalam perjalan berjumpa denganya amalku sebagai “bekal perjalan kembali” cukup untuk menemuinya, ketika satu persatu bekal yang dibawa kemudian abis karena dikurangi dosa yang telah dilakukan dan pada akhirnya aku tak dapat menjumpa Allahku… Naudzubillah

 

Aku merasa tak siap apabila kedua orang tuaku akan kembali pada Sang Empunya, Sang Pencipta, Sang Pemilik.

Aku akan merasa tak siap apabila mama suatu saat akan dipangil olehNya, karna aku merasa belum ada kebahagiaan yang kuberikan kepadanya, aku selalu membuatnya marah, gelisah, khwatir L aku takut belum menjadi anak yang sholehah yang akan membantunya dialam sana, aku takut tak berjumpa denganya lagi pada kehidupan abadi. Aku takut kehilaganmu Mamaaaaaaa…

 

Aku tak merasa siap pabila bapak yang aku cintai akan pergi meninggalkanku untuk selamnya, tidak mendapatkan perlindungan darinya, aku belum membanggakannya, belum dapat berterimakasih atas kehidupan layak yang diberikan, aku belum membuat beliau merasa berharga telah memilikiku, aku takut akan kehilanganya, aku yang selalu menyusahkanya, aku yang selalu membuatnya bekerja tanpa mengenal waktu, tanpa letih, tanapa mengenal lelah, aku takut…….. aku takut kehilangan… orang-orang yang kucintai, yang berharga, yang mencintaiku tanpa syarat, yang mencintaiku karna tuhanku….


aku ingin kembali menyentuh jiwaku sendiri….

 

Masyitha “Bandung 3 Desember 2012“

→ Achmad Lutfi: (11) Bersabahat dengan Al-Qur'an :)

isnidalimunthe:

Hai temans, hanya ingin share hasil diskusi dan kajian kecil-kecilan, sederhana, dan apa adanya di Grup WhatsApp Muhajirin-Anshar ya, semoga bermanfaat. :)

Di dalam Al-Qur’an disebutkan: “Sesungguhnya, orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang bila disebut…



1 2 3 4 older »